Peramalan merupakan suatu fungsi bisnis yang
berusaha memperkirakan permintaan dan penggunaan produk sehingga produk-produk
itu dapat dibuat dalam kuantitas yang tepat. Peramalan
merupakan suatu dugaan terhadap permintaan yang akan datang berdasarkan pada beberapa variabel peramal, sering berdasarkan data
deret waktu historis. Peramalan dapat menggunakan teknik-teknik peramalan yang
bersifat formal maupun informal. Aktivitas peramalan ini biasa dilakukan oleh
departemen pemasaran dan hasil-hasil dari peramalan ini sering disebut sebagai
ramalan permintaan
(Baroto, 2002).
Aktivitas
peramalan hanya boleh dilakukan terhadap material, parts atau produk
yang tidak terkait langsung dengan struktur bill of material untuk
produk akhir atau item tertentu dan oleh karena itu digolongkan ke dalam
independent demand. Sedangkan untuk material, parts, atau produk
yang terkait langsung terhadap atau diturunkan dari struktur bill of
material untuk produk akhir atau item
tertentu, dan oleh karena itu digolongkan sebagai dependent demand harus
direncanakan atau dihitung, tidak boleh diramalkan. Item-item yang dapat diramalkan dalam industri manufaktur adalah
produk-produk untuk make-to stock,
make-to-order, assemble-to-order, resource availability, kebutuhan
pemeliharaan (kecuali pemeliharaan preventif
periodik), service parts dan kebutuhan internal perusahaan dan independent
demand lainnya (Baroto, 2002).
Peramalan
biasanya
diklasifikasikan berdasarkan horizon waktu. Berdasarkan horizon waktu peramalan
dapat dibagi menjadi beberapa kategori seperti peramalan jangka pendek,
menengah dan panjang yang diantara lain adalah (Taylor, 2004).
1.
Peramalan Jangka Pendek
Peramalan jangka pendek
mencakup masa depan yang memperhatikan kegiatan harian suatu perusahaan bisnis,
seperti permintaan harian atau kebutuhan sumber daya harian.
2. Peramalan Jangka
Menengah
Peramalan jangka menengah
mencakup jangka waktu satu atau dua bulan sampai satu tahun. Peramalan jangka
waktu ini umumnya lebih berkaitan dengan rencana produksi tahunan, dan akan
mencerminkan hal-hal seperti puncak dan lembah dalam suatu permintaan dan
kebutuhan untuk menjamin adanya tambahan untuk sumber daya untuk tahun berikutnya.
3. Peramalan Jangka
Panjang
Peramalan jangka panjang
mencakup periode yang lebih lama dari satu atau dua tahun. Peramalan ini pada
umunya berkaitan dengan usaha manajemen untuk merencanakan produk baru untuk
pasar yang berubah, membangun fasilitas baru, atau menjamin adanya pembiayaan
jangka panjang.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar