Selasa, 19 Mei 2020

Peramalan


Peramalan merupakan suatu fungsi bisnis yang berusaha memperkirakan permintaan dan penggunaan produk sehingga produk-produk itu dapat dibuat dalam kuantitas yang tepat. Peramalan merupakan suatu dugaan terhadap permintaan yang akan datang berdasarkan pada beberapa variabel peramal, sering berdasarkan data deret waktu historis. Peramalan dapat menggunakan teknik-teknik peramalan yang bersifat formal maupun informal. Aktivitas peramalan ini biasa dilakukan oleh departemen pemasaran dan hasil-hasil dari peramalan ini sering disebut sebagai ramalan permintaan (Baroto, 2002).
           Aktivitas peramalan hanya boleh dilakukan terhadap material, parts atau produk yang tidak terkait langsung dengan struktur bill of material untuk produk akhir atau item tertentu dan oleh karena itu digolongkan ke dalam independent demand. Sedangkan untuk material, parts, atau produk yang terkait langsung terhadap atau diturunkan dari struktur bill of material untuk produk akhir atau item tertentu, dan oleh karena itu digolongkan sebagai dependent demand harus direncanakan atau dihitung, tidak boleh diramalkan. Item-item yang dapat diramalkan dalam industri manufaktur adalah produk-produk untuk make-to stock, make-to-order, assemble-to-order, resource availability, kebutuhan pemeliharaan (kecuali pemeliharaan preventif periodik), service parts dan kebutuhan internal perusahaan dan independent demand lainnya (Baroto, 2002).   
Peramalan  biasanya diklasifikasikan berdasarkan horizon waktu. Berdasarkan horizon waktu peramalan dapat dibagi menjadi beberapa kategori seperti peramalan jangka pendek, menengah dan panjang yang diantara lain adalah (Taylor, 2004).
1. Peramalan Jangka Pendek
Peramalan jangka pendek mencakup masa depan yang memperhatikan kegiatan harian suatu perusahaan bisnis, seperti permintaan harian atau kebutuhan sumber daya harian.
2. Peramalan Jangka Menengah
Peramalan jangka menengah mencakup jangka waktu satu atau dua bulan sampai satu tahun. Peramalan jangka waktu ini umumnya lebih berkaitan dengan rencana produksi tahunan, dan akan mencerminkan hal-hal seperti puncak dan lembah dalam suatu permintaan dan kebutuhan untuk menjamin adanya tambahan untuk sumber daya untuk tahun berikutnya.
3. Peramalan Jangka Panjang
Peramalan jangka panjang mencakup periode yang lebih lama dari satu atau dua tahun. Peramalan ini pada umunya berkaitan dengan usaha manajemen untuk merencanakan produk baru untuk pasar yang berubah, membangun fasilitas baru, atau menjamin adanya pembiayaan jangka panjang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar