Fuzzy Logic adalah suatu cabang ilmu Artificial Intellegence, yaitu suatu pengetahuan yang
membuat komputer dapat meniru kecerdasan manusia sehingga diharapkan komputer
dapat melakukan hal-hal yang apabila dikerjakan manusia memerlukan kecerdasan. Konsep fuzzy logic kemudian berhasil diaplikasikan dalam bidang kontrol oleh
E.H. Mamdani. Sejak saat itu aplikasi fuzzy berkembang kian pesat. Di tahun 1980-an negara Jepang dan
negara-negara di Eropa secara agresif membangun produk nyata sehubungan dengan
konsep fuzzy logic yang diintegrasikan dalam produk-produk kebutuhan rumah
tangga seperti vacuum cleaner,
microwave oven dan kamera video.
Sementara pengusaha di Amerika Serikat tidak secepat itu mencakup teknologi
ini. Fuzzy logic berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir. Terdapat
lebih dari dua ribu produk dipasaran yang menggunakan konsep fuzzy logic, mulai
dari mesin cuci hingga kereta berkecepatan tinggi. Setiap aplikasi tentunya
menyadari beberapa keuntungan dari fuzzy
logic seperti performa,
kesederhaan, biaya rendah dan produktifitasnya.
Konsep Fuzzy Logic
·
Fuzzy logic umumnya
diterapkan pada masalahmasalah yang mengandung unsur ketidakpastian (uncertainty), ketidaktepatan (imprecise), noisy, dan sebagainya.
·
Fuzzy logic menjembatani
bahasa mesin yang presisi dengan bahasa manusia yang menekankan pada
makna atau arti (significance).
·
Fuzzy logic dikembangkan
berdasarkan cara berfikir manusia
Contoh
·
Contoh 1 : Seseorang dikatakan “tinggi” jika
tinggi badannya lebih dari 1,7 meter. Bagaimana dengan orang yang
mempunyai tinggi badan 1,6999 meter atau 1,65 meter, apakah termasuk
kategori orang yang tinggi? Menurut persepsi manusia, orang yang
mempunyai tinggi badan sekitar 1,7 meter dikatakan “kurang lebih
tinggi” atau “agak tinggi”.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar