(Manusia dan Kegelisahan)
(Sumber: Google)
Dalam penulisan kali
ini, saya akan membahas tentang video yang begitu nyata dalam kehidupan. Bahkan
tanpa sadar mungkin diantara kerabat kita juga mengalami hal serupa seperti
kisah yang satu ini. Belang, seorang pemuda berusia 20 tahun yang masih menganggur.
Permasalah ekonomi, kebahagia, dan apapun itu ia memang kurang beruntung, namun
ia menerima semuanya dan tidak menjadikannya masalah. Melainkan masalah
terbesar dalam hidupnya yaitu neneknya sendiri.
Belang hidup dan dibesarkan oleh neneknya, kedua orang tuanya entah kemana sehingga Belang tidak ingin memebahas kedua orang tuanya. Suatu ketika Belang terbangun dari tidurnya karena ulah neneknya yang senam di depan rumah menggunakan radio yang volumenya terdengar hingga kamar Belang.
Belang menghamipiri
neneknya dan ia mendapat kicauan dari nenek karena ia tak kunjung mendapatkan
pekerjaan. Padahal ia sudah berusaha mencari lowongan pekerjaan, dan melamar
kerja dimanapun. Namun tidak ada yang mau menerimanya.
Ketika ia ingin sarapan,
tidak tersedia makanan apapun dimeja makan bahkan air minum pun tidak ada.
Sampai akhirnya ia merogoh celengan hanya terdapat recehan. Setiap harinya ia
luntang-lantung, meminjam uang kepada temannya dan berjalan-jalan mengelilingi
kampung. Belang merasakan kegelisahan saat temannya tidak ingin meminjamkan
uang padanya. Saat diperjalanan ia bertemu seorang wanita cantik, seketika itu
pula ia berkhayal. Naasnya ia disangka seorang jambret. Belang dikejar
habis-habisan oleh warga yang mendengar teriakan wanita tersebut dan ia bisa
menyelamatkan diri.
Di perjalanan pulang,
Belang melihat gerobak dekat tempat pengumpulan barang bekas. Tanpa pikir
panjang Bhelank mengambil gerobak itu dan membawa kabur. Pemilik gerobak itu
ternyata melihat perbuatan Belang dan mengejarnya. Namun Belang dapat
mengelabui dan pulang ke rumahnya untuk mengambil barang yang bisa dijual.
Neneknya yang melihat hal itu langsung marah dan membentak, namun ia tidak
peduli. Semua barang diangkutnya dan dibawa ke tempat pengumpulan barang
bekas.
Setelah menjual semua
barang itu, Belang keluar dari tempat pengumpulang barang bekas. Sial nasib si
Belang. Di luar tempat itu dia sudah ditunggu oleh pemuda-pemuda dan pemilik
gerobak yang tadi mengejarnya. Belang hanya menerima nasib saat dipukuli.
Kegelisahan adalah hal yang tidak terduga rupanya, bisa dirasakan
sebelum sesuatu hal terjadi pada saat hal itu terjadi, atau bahkan setelah hal
itu terjadi. Sekarang bagaimana kita dapat mengendalikan kegelisahan itu agar
tidak berlarut-larut dan menimbulkan efek yang justru mengganggu kehidupan dan
perasaan kita. Jadi setiap ada hal apapun yang membuat kita gelisah maka kita
harus bersugesti hal yang baik agar membuat kita tenang, dan selalu mengambil
hikmah dari apapun yang terjadi. Efek kegelisahan bisa timbul karena ada
perlakuan yang tidak positif dari dalam diri kita sendiri. Maka dari karena itu
apabila kita melakukan suatu kejadian atau perbuatan harus di usahakan sebisa
mungkin menjalankannya dengan baik.
Kaitannya dengan
kehidupan sehari-hari sangatlah melekat dalam kehidupan kita. Dimana saat ini
banyak pemuda-pemudi Indonesia yang belum mendapatkan pekerjaan dan melakukan
hal yang tidak bermanfaat dalam hidupnya dan gelisah dengan apa yang akan
dilakukannya. Tidak produktivitas selama menjadi pengganguran membuat para
pemuda-pemudi menjadi seorang yang pemalas dan hanya ingin mendapatkan hasil
yang instan. Alhasil hanya kesengsaraan dan mungkin penderitaan yang mereka
alami. Kita sebagai generasi penerus seharusnya lebih aktif untuk memajukan
bangsa dan memulainya dari diri sendiri.
SUMBER :





Tidak ada komentar:
Posting Komentar