Terdapat
aspek-aspek desain produk, yaitu mencakup (Kotler
dan Keller,
2009):
1.
Bentuk
Banyak
produk dapat diferensiasikan berdasarkan bentuk-ukuran, bentuk atau
struktur fisik produk.
2.
Fitur
Sebagian besar produk
dapat ditawarkan dengan memvariasikan fitur yang melengkapi fungsi dasar
mereka. Sebuah perusahaan dapat mengidentifikasi dan memilih fitur baru
yang tepat dengan mensurvei pembeli terbaru
dan kemudian
menghitung perbandingan nilai pelanggan dan biaya perusahaan untuk setiap fitur
potensial.
3.
Kinerja
Merupakan
tingkat dimana karakteristik utama produk beroprasi. Kualitas menjadi dimensi
yang semakin penting untuk diferensiasi ketika perusahaan menerapkan sebuah
model nilai dan memberikan kualitas yang lebih tinggi dengan uang yang lebih
rendah.
4.
Kesesuaian
Merupakan
tingkat dimana semua unit yang diproduksi identik dan memenuhi spesifikasi yang
dijanjikan.
5.
Ketahanan
Merupakan
ukuran umur operasi produk dalam kondisi biasa atau penuh tekanan, merupakan
atribut berharga untuk produk-produk tertentu.
6. Kehandalan
Merupakan ukuran
probabilitas bahwa produk tidak akan mengalami malfungsi atau gagal dalam
periode waktu. Suatu produk dikatakan baik akan memilki keandalan sehingga
dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
7. Gaya
Gaya
menggambarkan penampilan dan rasa produk kepada pembeli. Gaya adalah kelebihan
dalam menciptakan perbedaan yang sulit ditiru. Gaya bisa menarik atau bahkan
membosankan. Gaya sensasional bisa menarik perhatian dan menghasilkan estetika
yang indah, tetapi gaya tersebut tidak benar-benar membuat kinerja produk
menjadi lebih baik.
8. Kemudahan
Perbaikan
Merupakan ukuran
kemudahan perbaikan produk ketika produk itu rusak, tidak berfungsi atau gagal.
Kemudahan perbaikan yang ideal terjadi jika pengguna dapat memperbaiki sendiri
produk tersebut dengan sedikit biaya dan waktu.
Desain
produk menunjukkan bahwa desain tidak hanya menampilkan tampilan yang menarik (eye-catching) saja, namun juga
memberikan nilai kegunaan produk yang sesuai dengan harapan konsumen. Desain
dapat mencapai inti suatu produk, maka dari itu desain dapat dijadikan alat
persaingan yang sangat baik oleh perusahaan dalam pemasarannya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar